Minggu, 13 Mei 2012

Tunjangan Sertifikasi Guru

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palopo pekan ini segera membayarkan tunjangan sertifikasi guru SD hingga SMA/SMK serta sekolah sederajat, setelah dana sertifikasi guru senilai Rp35,9 miliar dari Kementerian Keuangan RI dikucurkan.

Untuk tahun 2011,sebanyak 216 guru berhak menerima dana sertifikasi guru dengan total dana yang akan disalurkan senilai Rp1,257miliar atau rata-rata guru menerima Rp5.823.361. Sedangkan untuk sertifikasi guru sebelum tahun 2011, sebanyak 776 guru berhak menerima dana sertifikasi dengan nilai Rp9.692.803 per guru.

“Insya Allah, jika tidak ada halangan, pekan ini akan dibayarkan dana sertifikasi guru tahun 2011 dan sebelum tahun 2011. Total dana yang akan dibagikan sebesar Rp35,9 miliar,” kata Sekretaris Disdik Palopo Subhan kepada media di Palopo, kemarin. Data yang dihimpun, guru yang akan menerima dana sertifikasi tahun 2011 yakni, guru SD sebanyak 104 orang, guru SDLB 4 orang, guru SMP 52 orang, guru SMA/SMK sebanyak 56 orang.

Untuk sebanyak 776 guru sebelum tahun 2011 yang berhak menerima dana sertifikasi masing-masing guru SD tercatat 252 orang, guru SDLB 5 orang, guru SMP 198 orang, guru SMA 142 orang, guru SMA 116 orang, dan pengawas 38 orang. Menurutnya, dana sertifikasi yang akan dibayarkan ini baru satu triwulan sesuai kucuran dana dari pusat yang masuk ke rekening Disdik Palopo.

Proses pembayaran sertifikasi guru ini sudah diajukan ke DPPKAD Palopo, sehingga bisa dibayarkan sesuai hak masing- masing guru. Hanya kata Subhan, pembayaran tunjangan sertifikasi guru di daerah ini,tidak diseragamkan karena terdapat selisih Rp4 miliar lebih antara kebutuhan dan alokasi dana sertifikasi yang akan dibayarkan.

Sesuai kebutuhan, nilainya sebesar Rp40,160 miliar,tetapi yang dikucurkan dari Kementerian Keuangan RI sebesar Rp35,9 miliar sehingga terjadi selisih alokasi dana sertifikasi sebesar Rp4,160 miliar. Jadi, pembayaran dana sertifikasi guru ini tidak diseragamkan, tetapi disesuaikan dengan selisih kebutuhan dan alokasi anggaran yang dikucurkan dari pusat. Ini tidak hanya terjadi di Palopo, tetapi seluruh daerah di Sulsel,bahkan di Indonesia,”katanya.


Senin, 23 April 2012

Institut Karate-Do Nasional

Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) ditargetkan meraih gelar juara umum pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Institut Karate-Do Nasional (Inkanas) di Bandung Jawa Barat (Jabar),akhir bulan ini. Manajer Tim Inkanas Sulselbar Ellong Tjandra mengatakan, target juara umum yang diusung di kejuaraan yang akan berlangsung mulai Jumat (27/4) hingga Minggu (29/4) cukup realistis. Karena, menurut dia, Sulselbar turun dengan kekuatan penuh. Ditambah lagi pengalaman juara umum di ajang yang sama tahun 2010.”Tahun lalu, Sulselbar juara umum. Karena itu, sangat realistis dengan target tersebut,”ujarnya.

Pria yang juga direktur utama Bank Sulselbar tersebut mengatakan timnya siap sapu bersih medali emas di semua jenis pertandingan.”Tim kata beregu maupun perseorangan sudah cukup lama menggelar pemusatan latihan di Makassar,”katanya. Sementara kata perseorangan,kata beregu, kumite perseorangan, dan beregu juga akan siap tampil maksimal.”Kami punya tim yang kompak dan berpengalaman di ajang kejuaraan karate nasional,”sebutnya.

Kendati memasang target tinggi, Sulselbar tetap waspada terhadap tim asal Pulau Jawa seperti DKI Jakarta,tuan rumah Jabar,Jawa Timur (Jatim), termasuk Sumatera Utara (Sumut).”Daerah-daerah tersebut sempat merepotkan kami di ajang yang sama dua tahun lalu,”tuturnya. Sementara daerah lainnya seperti Kalimantan Timur (Kaltim), termasuk Papua, tidak dikhawatirkan.”Mereka diprediksi tidak turun full team. Makin jauh jarak tempat bertanding dengan satu daerah, makin kecil peluang mereka turun full team,”ungkapnya.

Ellong menyebutkan tim Inkanas Sulsel turun dengan 150 orang.Khusus atlet yang bertanding,sebanyak 75 orang. Pelatih/ofisial berjumlah 10 orang.”Ajang ini bukan hanya kejuaraan.Karena ada juga sejumlah agenda nasional Inkanas,”tandasnya. Sulselbar mengirim 10 orang, penataran wasit/juri yang dikirim berjumlah 20 orang, ujian DAN sebanyak 20 orang.”Juga ikut pendamping tim, termasuk orang tua atlet. Ini agenda rutin perguruan Inkanas,”ujar Ellong.

Jenis pertandingan yang akan diikuti adalah usia dini, prapemula, pemula, cadet, junior, senior umum, serta TNI/Polri. ”Jumlah kelas yang diikuti adalah 58 dengan jumlah peserta per kelas satu orang.”Atlet yang diikutkan adalah atletatlet juara satu Kejurda Inkanas Sulselbar serta empat orang atlet PON,”sebutnya. Dia menyebutkan, kemarin sejumlah atlet sudah diberangkatkan ke Bandung. Sisanya menyusul pekan ini.

Tim yang dikirim tidak bersamaan,namun secara bertahap,”ucapnya. Sementara itu, pengamat olahraga asal Sulsel Mirdan Miding mengatakan, potensi kemenangan dengan mengikutkan atlet berpengalaman sangat besar.”Makin besar lagi peluangnya jika diberikan bonus untuk setiap prestasi,”pungkasnya.